Subscribe to my full feed.

Proposal Presentation

Monday, March 19, 2007

PENGETAHUAN DASAR KALSIUM


Penelitian ilmiah membuktikan, kalsium erat kaitannya dengan aktivitas kehidupan. Dengan tepat mengetahui pentingnya kalsium terhadap kesehatan manusia, secara ilmiah dan mengkonsumsi kalsium dengan benar, merupakan salah satu rangkaian penting untuk mencapai kehidupan berkualitas, kesehatan prima, kenyamanan dan panjang umur. Untuk itu, mengajak anda untuk mengkonsumsi kalsium secara ilmiah, menikmati kehidupan yang sehat, adalah merupakan harapan dan misi kami.

Kalsium adalah landasan kehidupan, merupakan bahan yang tidak boleh tidak ada bagi semua makluk hidup mamalia, agar fungsi-fungsi tubuhnya berjalan normal. Untuk dapat menyadari pentingnya kalsium, pertama-tama tidak harus dimulai dari proses evolusi manusia. Pada saat irama kehidupan manusia dimulai. Proses perjalanan sel sperma menuju sel telur, kalsium berperan mensuplai energi yang dibutuhkan. Para ilmuwan terperanjat menemukan bahwa acrosom sel sperma yang membawa DNA ternyata terbentuk dari senyawa kalsium. Inilah yang membuat saat sel sperma mencapai sekeliling sel telur, dapat menembus dan memasuki selaput dalam sel telur. Pembuahan seketika itupun terjadi.

Pada saat bersamaan senyawa kalsium yang berbentuk gelombang mengelilini sel telur, ini disebut sebagai “vibrasi kalsium”. Vibrasi kalsium berfungsi mengaktifkan ovum, sehingga ovum dapat dibuahi. Maka mulailah kehamilan sebuah kehidupan, kemudian kalsium akan mendampingi setiap tahapan hidup manusia. Jika terjadi kekacauan dalam metabolisme kalsium, akan menyebabkan tidak normalnya sel sperma atau terhambatnya pernyatuan sel sperma dan sel telur, mengakibatkan terjadinya kemandulan.

Pada keadaan normal, kandungan dan keberadaan kalsium di dalam tubuh adalah tetap dan stabil. Ketetapan dan kestabilan ini penting artinya dalam menjaga kelangsungan hidup.

Tabel 1. Kandungan normal unsur-unsur tubuh

UNSUR

RASIO

KANDUNGAN PER 70 KG BERAT BADAN (DALAM GRAM)

UNSUR

RASIO

KANDUNGAN PER 70 KG BERAT BADAN (DALAM GRAM)

Air

64.2%

45.000

Phospor

0.71%

500

Karbon

22.86%

16.000

Potassium

0.20%

140

Oksigen

4.14%

2.900

Sulfur

0.20%

140

Hidrogen

2.86%

2.000

Sodium

0.14%

100

Florin

2.57%

1.800

Klorin

0.14%

95

Kalsium

1.57%

1.100

Magnesium

0.03%

19

Dari tabel 1 dapat dilihat, kalsium di dalam tubuh merupakan unsur penting kelima, sesudah Air, Karbon, Oksigen, Hidrogen dan Florin. Keberadaanya didalam tubuh sebagai Ca10(PO4)6(OH)2 5H2O. Total jumlahnya 1.5% - 2.0% berat tubuh. Seorang yang berat tubuhnya 70kg, kandungan kalsiumnya sekitar 1.100 gram.

Kalsium didalam tubuh sekitar 99% terdapat pada tulang dan gigi, membentuk kerangka badan manusia. 1% menyebar pada jaringan lunak dan darah, terutama pada plasma darah. Mineral tulang banyak terdapat pada epiphysis. Meskipun perbandingan kalsium, potasium, dan magnsium dan elemen mikro sangat kecil, fungsinya tidak dapat diabaikan. Kalsium pada jaringan lunak, darah, hati, spleen hanya 1% tapi dapat mempengaruhi secara keseluruhan.

Tabel 2 Referensi dosis kalsium (DRIs) negara China per Oktober 2000 (unit: mg/dl)

KELOMPOK USIA

AIS

UIS

KELOMPOK USIA

AIS

UIS

0 – 0.5

300

14 – 18

1000

2000

0.5 – 1

400

18 – 50

800

2000

1 – 4

600

2000

50 -

1000

2000

4 – 7

800

2000

Masa kehamilan

1000

2000

7 – 11

800

2000

Menjelang persalinan

1200

2000

11 – 14

1000

2000

Menyusui

1200

2000

Keterangan:

DRIs : Dietary References Intakes (Referensi dosis zat nutrisi)

AIS : Adequate Intakes (Dosis yang dibutuhkan)

UIS : Tolerable Upper Intakes Level (Dosis batas atas)

Satuan dasar yang membentuk tubuh manusia adalah sel, sedangkan normal tidaknya fungsi sel mempunyai pengaruh fundamental terhadap kesehatan. Perbedaan knsentrasi ion kalsium di luar dan dalam pada setiap membran sel tubuh harus pada 1/10000 perbedaan konsentrasi. Setiap metabolisme sel tubuh, pengeluaran kelenjar, pembelahan sel, dll, yang merupakan aktivitas mendasar pada kehidupan, semuanya berhubungan erat dengan keseimbangan perbedaan konsentrasi tersebut. Pada saat tubuh kekurangan kalsium yang mengakibatkan metabolisme kalsium menjadi kacau, menyebabkan keseimbangan konsentrasi ion kalsium di luar dan dalam membran sel menjadi rusak. Maka organisme akan mati perlahan-lahan, dan berbagai gejala penuaan akan muncul.

Kalsium di dalam, di satu sisi membentuk garam tulang agar tulang keras. Menjadikannya sebagai kerangka tubuh dan menopang berat badan. Disisi lain kalsium dalam benuk ion, berperan dalam setiap fungsi fisiologi dan proses metabolisme, misalnya kontraksi otot, pembekuan darah, saraf otot, pengaktifan neuromuscular, kelancaran pembuluh darah halus, memperbaiki mikro sirkulasi, pernafasan, saraf, sistem kelenjar, pencernaan, darah, otot, rangka, urinari, imunisasi, perkembangbiakan, dll berjalan lancar, menjaga fungsi sel agar normal.

Sumber : “Kalsium Pelita Kehidupan”

No comments: